Cara Aman Mengobati Sakit Tenggorokan

cara mengobati sakit tenggorokan, radang tenggorokan
Cara Aman Mengobati Sakit Tenggorokan
Mungkin kita semua pernah merasakan sakit tenggorokan. Keadaan ini mungkin sangat mengganggu aktivitas sehari-hari anda. Sakit tenggorokan sering juga disebut dengan faringitis, sakit tenggorokan terjadi karena virus atau inveksi bakteri seperti dalam kasus pilek. Umumnya penyakit ini banyak menyerang anak-anak dan remaja, karena kekebalan tubuh terhadap penyakit penyebab sakit tenggorokan ini baru terbentuk pada usia dewasa.

Gejala Sakit Tenggorokan
Gejala yang dapat anda rasakan pada saat sakit tenggorokan yaitu sakit saat menelan, sakit kepala, kelenjar yang membesar pada leher, radang yang menyebabkan tenggorokan sakit, dan perubahan warna tonsil menjadi merah. Bisa juga sakit  tenggorokan disertai dengan gejala-gejala yang merujuk pada infeksi, antara lain:


  • Mengalami nyeri otot
  • Batuk
  • Hidung beringus
  • Demam 38°C atau lebih
  • Kelelahan


Penyebab Sakit Tenggorokan
Umumnya sakit tenggorokan disebabkan oleh mikroorganisme yang menimbulkan pilek.

Virus Dan Bakteri Penyebab Infeksi Sakit Tenggorokan


  • Parainfluenza virus, coronavirus dan rhinovirus (penyebab-penyebab paling umum)
  • Virus influenza tipe A dan B sebagai penyebab flu.
  • Adenovirus yang juga menyebabkan peradangan selaput mata.
  • Virus herpes tipe 1 sebagai penyebab luka melepuh di sekitar bibir.
  • Beberapa tipe bakteri streptokokal sebagai penyebab infeksi streptokokal.
  • Virus Epstein-Barr (EBV) sebagai penyebab demam kelenjar.
  • Cacar air. Anda dapat mengobati cacar air seperti yang kita bahas dalam artikel "Cara Paling Aman Mengobati Cacar Air"
  • Difteri: penyakit pernapasan parah.


Cara Penularan Virus Penyebab Sakit Tenggorokan.
Biasanya Infeksi terjadi di tempat atau fasilitas umum. Infeksi terjadi melalui sentuhan langsung pada pengidapnya atau benda yang baru dipegangnya, selain itu juga virus flu bisa menyebar melalu udara saat seseorang sedang terinfeksi batuk, bicara, atau bersin.

Infeksi menyebabkan peradangan pada tonsil di sisi kanan dan kiri tenggorokan Anda (tonsillitis) dan pada bagian belakang tenggorokan (faringitis).

Pemicu Sakit Tenggorokan Yang Tidak Menular
Sakit tenggorokan dapat timbul karena hal selain virus dan bakteri, dalam beberapa hal yaitu:


  • Ketegangan otot akibat berteriak-teriak dalam waktu lama.
  • Tumor yang mengandung kanker pada tenggorokan, lidah, atau laring.
  • Iritasi pada tabung nasogastrik. Ini adalah tabung yang digunakan saat seorang pasien tidak dapat mengonsumsi makanan atau minuman melalui mulut. Tabung tersebut melintasi hidung ke perut untuk meneruskan makanan cair.
  • Alergi pada serbuk sari atau spora yang disebut hayfever.
  • Mengidap kanker sumsum tulang (leukemia) atau anemia aplastik, yaitu kondisi saat sumsum tulang tidak memproduksi cukup sel darah.
  • Penyakit asam lambung akibat refluks atau naiknya asam lambung dari perut ke tenggorokan.
  • Iritasi yang disebabkan alkohol atau rokok.
  • Mengidap penyakit Kawasaki yang umumnya menyerang balita.
  • Peradangan pada lapisan mulut yang dapat disebabkan kemoterapi atau radioterapi. kemoterapi adalah salah satu cara dalam menyembuhkan kanker yang telah kita bahas dalam artikel "Jenis-Jenis, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Kanker Darah"



Sakit tenggorokan dapat sembuh umumnya dalam kurang dari satu minggu. Berikut beberapa tips dan pengobatan yang dapat anda lakukan untuk memperingan gejala yang anda alami.

Pertolongan pertama dalam mengobati sakit tenggorokan
Jika anda sedang mengalami sakit tenggorokan, anda disarankan melakukan beberapa hal sebagai berikut:
  • Konsumsi minuman hangat dan makanan yang lunak.
  • Hindari merokok atau menghirup asap rokok.
  • Berkumurlah dengan air garam atau obat kumur antiseptik untuk mengurangi rasa sakit.
  • Jika sakit tenggorokan Anda disertai demam, konsumsi cukup air minum.
  • Pasien dewasa dapat mengisap es batu atau permen pelega tenggorokan.
  • Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin karena keduanya dapat menyebabkan iritasi.

Mengkonsumsi obat-obatan pereda rasa nyeri
Umumnya obat-obatan yang disarankan untuk penderita sakit tenggorokan adalah analgesik atau obat-obatan seperti ibuprofen dan parasetamol, terutama apabila sakit tenggorokan disertai demam. Panduan untuk mengkonsumsi obat-obatan yaitu sebagai berikut:
  • Selalu baca petunjuk penggunaan obat agar tidak kelebihan dosis.
  • Hindari aspirin dan ibuprofen jika Anda mengalami atau pernah mengalami sakit ginjal atau hati, serta masalah perut seperti tukak atau radang dinding lambung.
  • Aspirin tidak boleh dikonsumsi anak berusia di bawah 16 tahun.

Penggunaan antibiotik
Tidak disarankan untuk mengkonsumsi antibiotik untuk menangani sakit tenggorokan, berikut alasannya:
  • Dimasa yang akan datang apabila menggunakan terlalu banyak anti biotik dimasalalu akan mengakibatkan penggunanya menjadi tidak efektif dalam menangani penyakit yang berbahaya.
  • Secara umum sakit tenggorokan lebih sering disebabkan oleh virus dibandingkan oleh bakteri jadi antibiotik tidak akan mempan melawan virus.
  • Walau pun jika sakit tenggorokan yang Anda derita disebabkan oleh bakteri, dampak antibiotik terhadap penyakit ini sangat sedikit. Sebaliknya justru dapat menimbulkan efek samping yang merugikan.

Pada situasi tertentu dokter akan tetap meresepkan obat antibiotik, yaitu:
  • Pada pengidap gangguan katup jantung.
  • Sakit tenggorokan Anda benar-benar parah dan tidak tertahankan.
  • Saat Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti carbimazole untuk menangani kelainan kelenjar tiroid. Obat-obatan semacam ini bisa memperlemah sistem kekebalan tubuh.
  • Saat sistem kekebalan Anda melemah karena gagal ginjal atau diabetes, sehingga Anda berisiko mengidap infeksi serius.
  • Berulang kali mengidap infeksi akibat bakteri streptokokus kelompok A.
  • Anda punya riwayat pernah mengidap demam rematik, yaitu kondisi yang menyebabkan peradangan yang menyebar ke seluruh tubuh.

Bedah tonsilektomi
Prosedur ini dilakukan jika seorang anak mengalami infeksi amandel/tonsil  berulang kali. Tonsilektomi dijalankan dengan mengangkat kedua amandel.

Kondisi Darurat
Bila sakit tenggorokan yang anda alami disertai dengan gejala- gejala sebagai berikut segera berobat ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius:
  • Air liur mengalir tidak terkendali.
  • Mengi.
  • Susah bernapas, menelan, atau bicara.
  • Disfagia atau kesulitan menelan makanan dan minuman.
  • Suara nyaris tidak terdengar.
  • Ruam.
  • Nyeri pada sendi.
  • Darah pada air liur.
  • Benjolan pada leher.
  • Sakit pada telinga.

Gejala penyakit yang lebih serius
Sakit tenggorokan yang anda alami bisa menjadi salah satu kemungkinan gejala yang lebih serius. Jika sakit tenggorokan yang anda alami tidak mereda selama hingga lebih dari 3 minggu segera konsultasikan ke dokter. Kemungkinan beberapa penyakit yang lebih serius dapat anda alami sebagai berikut:

KankerUmumnya jenis kanker ini menyerang orang yang berusia lebih dari 50 tahun. Sakit tenggorokan yang bersifat menetap atau tidak kunjung sembuh dapat menjadi gejala dari beberapa jenis kanker, seperti kanker tenggorokan. 
Penyakit demam klenjarDemam kelenjar yang juga sering disebut infeksi monokleosis ini sering menyerang remaja dan dewasa muda berusia 15 hingga 30 tahun. Infeksi virus dengan gejala sakit tenggorokan ini dapat berlangsung hingga 6 minggu.

Cara Mencegah Sakit Tenggorokan
Umumnya sakit tenggorokan sulit dicegah karena disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Hal-hal berikut ini dapat mengurangi risiko infeksi:
  • Berhenti merokok, Dengan berhenti merokok anda dapat memperkuat kekebalan tubuh dan mengurangi risiko iritasi pada tenggorokan. Anda dapat membaca "Cara Menghentikan Kecanduan Merokok" untuk berhenti merokok.
  • Selalu cuci tangan dengan teratur, terutama setelah menggunakan fasilitas umum. Selalu bawa cairan antiseptik jika Anda jauh dari jangkauan keran air.
  • Bersihkan barang-barang yang sering digunakan bersama di rumah atau tempat kerja, seperti gagang telepon, gagang pintu, pengendali TV.
  • Hindari berbagi-bagi makanan, minuman, serta peralatan makan dan minum.
  • Selalu kenakan masker saat berkendaraan dan ketika berada di tempat-tempat umum yang penuh dengan kerumunan orang seperti dalam bus dan kereta. Masker juga sebaiknya dikenakan saat sedang bersih-bersih.
  • Hindari asap rokok.

Itu dia ulasan singkat yang dapat admin bagikan semoga Cara Aman Mengatasi Sakit Tenggorokan ini dapat mengatasi masalah sakit tenggorokan anda. Jangan lupa untuk berbagi pada teman akan ilmu yang bermanfaat ini. sampai disini dulu dan admin ucapkan terimakasih.
Cara Aman Mengobati Sakit Tenggorokan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Angga ra