Bahaya Akibat Perawatan Manicure Dan pedicure Yang Mengintai Kaum Hawa

Bahaya Akibat Perawatan Manicure Dan pedicure Yang Mengintai Kaum Hawa
Bahaya Akibat Perawatan Manicure Dan pedicure Yang Mengintai Kaum Hawa
Manicure dan pedicure sudah tidak asing lagi bagi sebagian kaum hawa. Tapi tahukah Anda bahwa di balik Perawatan Kecantikan Manicure dan Pedicure terdapat bahaya yang mengintai kesehatan kuku dan jari Anda. Memiliki jari lentik nan cantik memang dambaan setiap kaum hawa tapi perlu Anda perhatikan bahwa ketika melakukan perawatan ini Anda perlu selektif dalam memilih tempat agar aman dari bahaya yang mengintai kesehatan kuku dan jari Anda.

Seringkali setelah melakukan perawatan kuku, pada ujung jari timbul kemerahan dan rasa nyeri disekitar kuku bahkan sampai membengkak dan bernanah. Hal ini pada umumnya orang-orang sebut dengan cantengan atau bahasa medisnya paronikia yang merupakan radang atau inflamasi pada jaringan lunak disekitar kuku.


Ada dua tipe paronikia yaitu akut dan kronis

  1. Paronikia akut sebagian besar disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebab yang paling sering menimbulkan paronikia akut adalah Staphylococcus aureus, Streptococci, dan Pseudomonas.
  2. Paronikia kronis bisa disebabkan oleh bahan-bahan iritan atau alergik serta infeksi sekunder oleh candida. Ciri-ciri gejalanya yaitu terjadinya inflamasi akut yang nyeri dan bersifat self-limiting. Gejala utama dari paronikia akut ini yaitu nyeri yang berdenyut dan terlokalisir, bernanah, abses, merah, bengkak dan teraba hangat.


Apabila Anda telah menjangkit paronika kronis maka intervensi bedah harus dilakukan agar tidak terjadi inflamasi dan distrofi kuku. Akibat dari paronikia kronis ini yaitu permukaan kuku akan kasar dan rapuh, garis iregular yang melintang dan ukuran kuku mengecil. Bartender dan pekerja cuci piring juga rentan terhadap pengakit ini karena sering terpapar dengan air atau iritan.

Baca juga: Cara Tepat Mengobati Osteoporosis Secara Medis

Anda bisa melakukan terapi paronikia akut yaitu dengan cara:

  1. Sebelum terjadinya abses rendamlah jari yang terinfeksi dengan air hangat 3-4 kali dalam sehari.
  2. Bebat bagian yang terinfeksi agar terlindungi.
  3. drainase jika terjadi pembengkakan menggunakan antibiotik oral yaitu clindamycin dan kombinasi amoxicillin-asam clavulanate atau bisa juga menggunakan Antiseptik topikal seperti chlorhexidine atau povidone-iodine serta rendam air hangat kombinasi dengan pemberian antibiotik sistemik.


Adapun cara terapi untuk paronikia kronis yaitu:

  1. Hindari terhadap paparan lingkungan yang lembab, serta bahan alergan atau kontak iritan  seperti sabun dan detergen.
  2. Usahakan pada bagian yang terinfeksi harus dalam keadaan tetap kering.


Dalam kasusnya pemilihan tempat dan pelayanan manicure dan pedicure yang tidak tepat dapat mnyebabkan penyakit seperti yang telah Admin sampaikan diatas. Untuk itu selektiflah dalam pemilihan tempat serta pelayanan perawatan kecantikan yang menyediakan jasa manicure dan pedicure. Selalu amati apakah sudah steril ataukah belum peralatan yang dipakai oleh beautican untuk merawat kuku dan jari anda.

Tips mecegah infeksi kuku agar tetap indah dan sehat:

  1. Hindari kebiasaan Anda dalam menggigit kuku apabila sering melakukan hal ini.
  2. Pakailah sarung tangan karet apabila melakukan aktivitas mencuci serta kegiatan yang berpotensi membuat tangan Anda kotor.
  3. Cucilah tangan setelah melakukan aktivitas.
  4. Pastikan beautician telah membersihkan alat dan mengulanginya menggunakan antiseptik (alkohol) sebelum melakukan perawatan terhadap Anda pada saat dalam kegiatan manicure dan pedicure.
  5. Mintalah pada beautician untuk melakukan proses perawatan kuku anda dengan perlahan dan jangan dilakukan terlalu dalam.


Apabila timbul tanda-tanda gejala infeksi pada kuku Anda maka ini tips meredakan infeksi kuku sebagai berikut:

  1. Jangan sembarangan mencabut kuku Anda.
  2. Rendam dengan air hangat 3-4 kali dalam sehari.
  3. Oleskan antibiotik topikal yang banyak dijual bebas.
  4. Bila dalam 2-3 hari tidak kunjung membaik, segeralah berobat ke Dokter atau Klinik terdekat.


Itulah sedikit tips agar Anda terhindar dari bahaya kesehatan kuku dan jari anda dan tetap cantik. Semoga artikel-artikel yang kami suguhkan bermanfaat bagi Anda serta keluarga anda. Terimakasih telah berkunjung pada website kami dan tetap jaga kesehatan dan kecantikan keluarga Anda bersama kami.



Sumber:

  1. Alevizos D. Acute and Chronic Paronychia - American Family Physician [Internet]. Aafp.org. 2016 [cited 24 January 2016]. Available from: http://www.aafp.org/afp/2008/0201/p339.html 
  2. Azminingrum A, Ervianti E. Paronikia (Paronychia). Berkala Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin. 2012; 24(3):205-211
  3. Clark D. Common Acute Hand Infections - American Family Physician [Internet]. Aafp.org. 2016 [cited 24 January 2016]. Available from: http://www.aafp.org/afp/2003/1201/p2167
  4. Relhan V, Goel K, Bansal S, Garg V. Management of chronic paronychia. Indian Journal of Dermatology. 2014;59(1):15.
  5. Rockwell P. Acute and Chronic Paronychia - American Family Physician [Internet]. Aafp.org. 2016 [cited 24 January 2016]. Available from: http://www.aafp.org/afp/2001/0315/p1113
  6. Paronychia [Internet]. Wikipedia. 2016 [cited 9 April 2016]. Available from: https://en.wikipedia.org/wiki/Paronychia
  7. Jerry R. Balentine F. Paronychia (Nail Infection) Causes, Symptoms, Treatment - What Follow-up Is Needed After Treatment of a Paronychia? - eMedicineHealth [Internet]. eMedicineHealth. 2016 [cited 6 April 2016]. Available from: http://www.emedicinehealth.com/paronychia_nail_infection/page4_em.htm#is_it_possible_to_prevent_a_paronychia
  8. Paronychia (Nail Infection) Treatment [Internet]. WebMD. 2016 [cited 6 April 2016]. Available from: http://www.webmd.com/first-aid/paronychia-nail-infection-treatment
Bahaya Akibat Perawatan Manicure Dan pedicure Yang Mengintai Kaum Hawa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: anggara